Pembangunan Gedung Polindes Pekon Gedung Jambu di Pertanyakan Warga

Tanggamus, Lensa Exlose.com

Pemerintah Pekon Gedung Jambu, Kecamatan Kotaagung Barat, diduga belum menyelesaikan pembangunan Gedung Polindes yang bersumber dari anggaran tahun 2020 dan sampai saat ini masih terbengkalai.

Mengingaat sudah menginjak Tahun anggaran 2021, masih saja ada pembangunan Gedung Polindes yang memakai Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2020 yang masih terbengkalai alias belum terselesaikan di Pekon Gedung Jambu dimasa kepemerintahan Pak Aprizon sebagai Pj Kepala Pekon.

Disaat media ini mencoba untuk mengkonfirmasi terkait permaslahan tersebut di Kantor Pekon, dan semua Aparatur Pekon mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan yang jelas.

“Tanya saja langsung sama Pj Kepala Pekon (Aprizon) beliau yang tahu pembangunan Polindes itu,” tutur semua aparatur pekon (22/03/2021).

Meneruskan petunjuk dari semua aparatur pekon, media ini pun berkunjung ke rumah Aprizon (Pj Kepala Pekon) dan beliau enggan untuk ditemui, malah menutup jendela rumahnya.

Menurut A. Malik tetangga belakang Aprizon mengatakan, kalau rumah nya beliau berada di belakang di samping rumah bata merah. “Itu kan ada motor nya, paling enggak ada di rumah masih istirahat,” ujar tetanga nya, Sabtu (27/03/2021).

Setelah itu, karena mantan Pj Kepala Pekon Aprizon tidak bisa di temui, dan media ini pun langsung melihat Gedung Polindes serta sedikit mendapatkan keterangan dari beberapa warga setempat mengatakan, memang benar pembagunan Gedung Polindes ini dari tahun 2020, tapi belum selesai dan berapa anggaran nya kami pun enggak tahu. “Disitu juga enggak ada tulisan papan nama kegiatan pembangunan nya,” tutur warga setempat, Sabtu (27/03/2021).

Media ini menyimpulkan, kalau keterangan yang di dapat dari Aparatur Pekon/Desa Gedung jambu, serta keterangan beberapa warga setempat, dan menghindar nya mantan Pj Kepala Pekon untuk di temui di Kediaman nya, patut lah di pertanyakan terkait Pembangunan Polindes yang di perkirakan memakai anggaran ratusan juta dari Dana Desa (DD).

Mengingat perlu nya dukungan Perasarana untuk kesehatan di masa Pandemi Covid-19, yang dimana semua lapisan masyarakat mencegah dan memutus rantai Virus Corona. Bukan malah sebalik nya, seperti Aprizon mantan Pj Kepala Pekon Gedung Jambu, yang menghambatkan Pembangunan Gedung Polindes untuk warga masyarakat tertinggal. (Masri Sp)

 

Editor : Rdy

 1,074 total views,  1 views today