Penertiban TI Rajuk Membuat Resah dan Kegaduhan Bagi Warga Belitung Timur

Belitung Timur, Lensa Expose.com

Hari ke hari berjalan begitu juga kehidupan, putaran penggerak ekonomi masyarakat Belitung Timur mulai melemah apalagi di situasi Pandemi Covid-19 saat.

Beberapa pendapat penilaian di masyarakat hanya menyebutkan, satu – satunya yang hanya bisa membuat putaran ekonomi Belitung Timur adalah bersumber besar dari hasil tambang timah. Adapun penertiban TI Rajuk sehari yang lalu Kamis 22/01/2021, membuat resah penambang timah.

Dikarenakan mereka bekerja hanya untuk bertahan, hasil bekerja hari itu untuk kebutuhan keluarga sehari saja, dan jika memang ada larangan ataupun penentuan bukan wilayah tambang, mereka sebagai pecinta lingkungan harus bijak dalam hal ini melalui data yang valid. Mereka boleh bertindak penertiban tetapi tidak juga harus mengeksekusi dan anarkis merusak mesin TI Rajuk penambang, tindakan yang melebihi penegak hukum. Sabtu (23/012021)

“Sebenarnya kami juga sudah cukup lelah dan letih adapun hasil yang kami dapat memang sudah tidak sepadan, apalagi lokasi mulai susah dan timah yang kita dapatpun mulai sedikit, jadi kami saat ini hanya untuk bertahan hidup dengan menambang di sungai. Dari hasil yang kami dapat hanya cukup menghidupi anak istri tidak lebih dari itu. Kalo dulu sekali memang timah bisa buat orang kaya mendadak ketika dapat timah, tetapi sekarang ini sudah sangat jauh berbeda apalagi sekarang Covid belum juga redah,” ucapnya Am (inisial) salah satu penambang TI rajuk sungai Manggar ketika dijumpai media

“Semua ini bukan peran aparat penegak hukum dibelakangnya, karena saya rasa aparat penegak hukum sudah sangat bijaksana menentukan sikapnya,” ungkap Am.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika saat ini situasi yang tidak menentu dan pendapatan yang tidak tentu, akan berapa lama lagi ekonomi kita bertahan. Seharusnya berikan solusinya Pemda Kabupaten Belitung Timur yang sepenuhnya menentukan sikap, tidak perlu pihak pecinta lingkungan tunggangi masyarakat dibawa untuk gerakan anarkis dengan merusak mesin TI Rajuk mereka.

Mengalahkan penegak hukum, mereka juga tentu harus menggunakan data yang valid mana das dan mana alur sungai utama. Tegas Am dengan nada kesal

 

Penulis : Tomy

Editor : Rudi H

 314 total views,  1 views today