Bangun Sinergi, Dinsos Kabupaten Bogor Gelar Rapat Evaluasi Kinerja SDM Pendamping PKH di Ciseeng

Ciseeng, Bogor – Tenaga Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) adalah garda terdepan dari pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan setiap kegiatan program peningkatan kesejahteraan keluarga yang berada dibawah Kementerian Sosial RI tersebut.

Guna mendekatkan silaturahmi sekaligus koordinasi antara para pendamping PKH dengan pemerintah daerah, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengadakan rapat evaluasi kinerja pemdamping PKH yang dilakukan secara kewilayahan.

“Sebenarnya kegiatan pertemuan dan evaluasi dengan rekan pendamping PKH rutin kami lakukan setiap bulan di kantor Dinsos. Namun sekarang ini, kami yang datang langsung ke wilayah agar lebih terasa dekat lagi,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Kabid Linjamsos) Dinsos Kabupaten Bogor, Eni Irawati, Kamis (25 Agustus 2022).

Eni menjelaskan, kegiatan evaluasi yang diikuti pendamping PKH dari 8 wilayah kecamatan ini, pada intinya adalah untuk berbagi informasi, identifikasi masalah dan bertukar fikiran terkait beragam hal seputar PKH dan sosialisasi regulasi.

“Karena tugas pendamping PKH cukup berat, sebab harus mendampingi rata – rata 250 sampai 300 KPM. Sementara saat ini di Kabupaten Bogor, dari 436 desa kelurahan, hanya ada sekitar 350 tenaga pendamping PKH. Jadi tentu sangat perlu koordinasi dan dukungan serta sinergi dalam pelaksanaan tugas-tugasnya tersebut,” papar Eni Irawati.

Giat rapat evaluasi kinerja pendamping PKH dilakukan di aula kantor Kecamatan Ciseeng tersebut dibuka oleh Plt. Camat Ciseeng, Agus Sopyan didampingi Kasi PM Neni Triana, Kabid Linjamsos Eni Irawati, Endih Kasi Perlindungan Jaminan Keluarga dan para pendamping PKH dari 8 kecamatan meliputi Ciseeng, Parung, Kemang, Rumpin, Gunungsindur, Tenjo, Rancabungur dan Parungpanjang.

Kasi Perlindungan Jaminan Keluarga Bidang Linjamsos Dinsos Kabupaten Bogor, Endih menambahkan, beberapa hal yang muncul dalam diskusi dengan pendamping PKH diantaranya terkait sistem laporan kegiatan, pemutakhiran data dan pengawasan pelaksanaan.

“Karena Dinsos juga sangat butuh update laporan kegiatan PKH dan lainnya. Rekan – rekan pendamping saat ini kami berikan formulir data sebagai laporan kegiatan, selain laporan online yang mereka buat untuk Kemensos,” tukas Endih. (Rdy)

 84 total views,  1 views today