Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Kodim 0614/Kota Cirebon Tanam Jagung Serentak di Wilayah Kodam III/SLW

CIREBON | Lensaexpose.com 

Jagung adalah tanaman yang termasuk dalam bahan makanan pokok salah satunya di Indonesia karena mengandung karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh, dan bisa di jadikan alternatif pengganti makan pokok selain padi.

Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti jagung yang merupakan salah satu sumber pangan potensial yang dapat dikembangkan dalam dipersifikasi pangan dalam mendukung ketahanan pangan lokal maupun nasional.

Dengan penanaman Jagung masyarakat memiliki ketahanan pangan terutama paskah pandemi covid-19 dan membuat kehidupan masyarakat sulit dengan ada nya ketahanan pangan ekonomi masyarakat bisa kembali pulih.

Berkaitan dengan hal itu, di Blok.Cibogo Rt 06 Rw 06 Kel.Kalijaga Kec.Harjamukti Kota Cirebon telah dilaksanakan kegiatan penanaman Jagung Serentak di Wilayah Kodam III/SLW yang di laksanakan oleh Kodim 0614/Kota Cirebon dengan Tema “Benahi Lahan dan Tanamanlah Sesuai Kondisi Masyarakat dan Kebutuhan Negara” yang dipimpin oleh Letkol Inf Robil Syaifullah (Dandim 0614/Kota Cirebon), Rabu (03/08/2022).

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya, Ibu Sulistyowati (Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Cirebon), Ibu Dini Nuraeni (Analis Lahan Pertanian DKP3 Kota Cirebon), Bagus Setyo Nugroho ( Sub Koordinator Dinas Pertanian Kota Cirebon), RD Yuki Maulana Hidayat SSTP (Camat Harjamukti Kota Cirebon), Mardiansya (Lurah Argasunya), M. Haryono (Kasi Trantib Kel. Harjamukti), Bpk Inen (Ketua Poktan Kedung Menjangan), Ny Neni Robil Saifullah (Ketua Persit KCK Cabang Kodim 0614 /Kota Cirebon) beserta Pengurus.

Di sela kegiatan tersebut Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Robil Syaifullah beserta Ibu Ny. Neni Robil Saifullah di dampingi oleh Danramil 1402/Harjamukti Kapten Inf Kodrat, memberikan paket sembako kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Kegiatan selanjutnya sekitar jam 11.00 WIB Letkol Inf. Robil Syaifullah (Dandim 0614/Kota Cirebon) beserta tamu undangan melaksanakan Vicon dalam rangka pelaksanaan kegiatan penanaman Jagung Serentak di Wilayah Kodam III/SLW yang di Pimpinan oleh Mayjen TNI Kunto Kunto Arief Wibowo S.Ip (Pangdam III/ SLW) bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Selesai kegiatan vicon dilaksananan kegiatan penanaman jagung bersama seluruh tamu undangan, adapun jenis Jagung yang di tanam adalah ;

1). Jenis tanaman : Jagung manis Virginia Hibrida F1

2). Jenis pupuk : menggunakan Bios 44.

3). Model Tanam : Bedengan dengan lebar 1 m dan tinggi 20–30 cm dengan jarak antar bedengan 30 cm dalam satu bedengan lahan terdapat dua larikan tanam.

4). Luas : 4 Hektar

5). Usia Panen : 65 – 75 hari.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Robil Syaifullah menyampaikan bahwa pada hari ini di wilayah Kodam III/SLW dalam rangka mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan, kegiatan ini di laksanakan di seluruh wilayah Kodam III/SLW di provinsi Jawa barat dan Banten untuk pelaksanaannya terpusat di daerah Lebak Dodiklatpur Rindam III/SLW Provinsi Banten yang di hadiri wakil menteri pertanian.

“Kita akan menanam jagung jenis jagung manis di lahan seluas 4 Ha. Kebetulan Kodim kita berada di wilayah perkotaan jadi kesulitan mencari lahan, tetapi berkat kerja keras kita dengan Pemkot Cirebon terutama di bantu oleh Bpk Camat, Dinas Pertanian kemudian Bpk Lurah berperan aktif dengan kelompok- kelompok tani yang berada di Wilayah Harjamukti alhamdulillah Kota Cirebon bisa menyiapkan lahan kurang lebih 4 Ha,” tutur Dandim 0614/Kota Cirebon.

Dikatakan pula oleh Dandim 0614/Kota Cirebon bahwa, dalam penanaman jagung pihaknya bekerja sama dengan kelompok tani dan tidak menutup diri, serta pihaknya siap dengan seluruh masyarakat maupun perorangan apa bila ada kami siap membantu di dalam pelaksanaanya.

“Harapan Kami kedepan dengan penanaman Jagung masyarakat memiliki ketahanan pangan, terutama paskah pandemi covid-19 dan membuat kehidupan masyarakat sulit dengan ada nya ketahanan pangan ekonomi masyarakat bisa kembali pulih,” pungkasnya. (Piryanto)

 104 total views,  2 views today