Inisiasi Usaha Kebun Apotik Hidup, Kades Putatnutug Akan Dorong Warga dan KWT Membuat Kebun Herbal

Lensa Expose.com

CISEENG – Pandemi covid 19 bukan hanya berimbas kepada masalah kesehatan, namun juga hampir semua sektor kehidupan, termasuk persoalan usaha atau ekonomi masyarakat luas.

Menyadari kondisi tersebut, Kepala Desa (Kades) Putatnutug, Mad Darmawan mencoba menginisiasi sebuah program ketahanan pangan keluarga dengan membuat program kebun apotik hidup.

“Sebenarnya ini hanya soal kerajinan dan kemauan, karena usaha kebun tanaman herbal bisa memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk dijadikan lahan produktif,” ungkap Mad Darmawan, saat ditemui di kebun herbal miliknya, Senin (26/7/2021).

Pria yang juga Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Ciseeng ini menjelaskan, di kebun herbal bisa ditanam segala jenis tanaman herbal (obat – obatan) seperti jahe merah, temulawak, kunyit, kencur dan lainnya.

“Bahkan jika punya lahan luas, selain tanaman herbal, warga juga bisa menanam jenis tanaman sayuran. Intinya minimal bisa menjaga ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Guna menyebarkan manfaat program tersebut, lanjutnya, pihak Pemdes akan mendorong Ketua RT, RW dan Kepala Dusun serta KWT (Kelompok Wanita Tani) untuk segera membuat kebun herbal (obat) dan tanaman lainnya.

“Nanti kami upayakan bibit nya. Semoga saja jika ini berjalan, warga bisa menjaga kesehatannya dan bisa jadi lahan peluang usaha agar ada peningkatan ekonomi bagi keluarga.” Tukas Mad Darmawan.

Dikonfirmasi hal ini, Sekcam Ciseeng, Agus Sopyan mengakui jika program kebun atau warung herbal semacam ini memang telah menjadi perhatian dan arahan dari Pemkab Bogor untuk peningkatan ketahanan pangan keluarga.

“Kami juga akan adakan sosialisasi tentang program apotek hidup ini. Nanti akan dilibatkan Kepala Desa, RW, RT, Kader Posyandu, Poktan, PKK dan lainnya. Kami juga akan buat lokasi atau titik percontohan serta berkoordinasi dengan Dinas dan lembaga terkait.” Tukasnya. (Rdy)

 

Editor : Admin

 574 total views,  2 views today