Yuri – Anca Berslogan “Beltim Kaya” Dalam Waktu Singkat Belitung Timur Harus Maju Gunakan Sistem Baru

Belitung Timur, Lensa Expose.com

Yuri Kemal Fadlullah. SH. MH. sosok anak muda yang inovatif serta  santun berbahasa dengan ide-ide cemerlang yang dituangkan pada salah satu program visi dan misinya, hal tersebut ia sampaikan dikampanyenya diajang pesta demokrasi pilkada Belitung Timur, sebagai orang politik pada prinsipnya dan salah satu kader partai politik tentunya Yuri patuh pada apa yang telah digariskan oleh ketua umum partai karena itu sebagai  kader partai politik juga ia memahami, tentu ada aturan-aturan dan batasan-batasan serta senantiasa menerapkan etika dalam berpolitik. Selasa 03/11/2020.

Yuri Kemal Fadlullah. SH. MH. putra Belitung Timur dari seorang ayah Yusril Ihza Mahendra, calon Bupati Belitung Timur dengan berslogan “Beltim Kaya” dikampanye dialogis blusukan seputar Manggar Kabupaten Belitung Timur Provinsi Babel. Yuri mengatakan, “Bapak dan ibu sekalian terima kasih banyak kami sudah diberikan kesempatan untuk hadir pada malam hari ini, insyaAllah kami memimpin di Kabupaten Belitung Timur ini, tapi yang pasti Bapak Ibu sekalian yang dapat saya sampaikan bahwa memang apa yang digariskan oleh visi misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi dan Bapak Ma’ruf Amin Kenapa saya belum mulai itu pidato ataupun sosialisasi kampanye ini dari visi misi Presiden karena kebetulan kami ini tergabung dalam paslon tim kuasa hukum paslon Pak Jokowi – Ma’ruf, yang Alhamdulillah kemarin kami dampingi pada pergelaran Pilkada pemilihan presiden 2019 dan kami ini menjadi tim kuasa hukum dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi, pada prinsipnya pertama adalah pembangunan sumber daya manusia yang bekerja keras dan dinamis apa yang memang kita bisa terapkan dari visi misi Presiden ini di BelTim. Seperti pada prinsipnya memang sudah dijabarkan sebelumnya makna dibalik kata Beltim Kaya tersebut, “Kaya” adalah singkatan dari (Kami Adalah Yuri – Anca). Satu lagi Bagaimana membangun sumber daya manusia agar bisa menjadi bermental kaya, ya ini mental untuk bekerja dan berkarya ini adalah salah satu visi yang kalau dijabarkan oleh Presiden Jokowi dan ma’ruf Amin dan ketika kita maju dalam kontestasi pilkada 2020, tentu visi misi kita harus disamakan dengan visi misi pemerintah pusat yang dalam hal ini dijabarkan oleh presiden dan wakil presiden,” kata Yuri.

“Alhamdulillah kami sudah 1 bulan berjalan dari tanggal 26 September sampai dengan sekarang tanggal 3 November sudah 1 bulan 5 hari. Alhamdulillah kami ini kalau dibilang 1 hari mungkin bisa melakukan 10-15 titik sekarang ini kalau dikali 1 bulan 5 hari mungkin sudah 350 titik tanpanya mungkin sejarah Kabupaten Belitung Timur belum pernah ada, kampanye sampai dengan 350 titik 1 bulan. Tapi inilah yang kita harus lakukan, kenapa? Karena, didalam masa pandemi ini tidak semuanya kebebasan itu diberikan bagi pasangan calon untuk melakukan kegiatan kampanye contoh misalnya, sekarang kampanye ditengah pandemi tidak bisa dilakukan lebih dari 50 orang dan ketika lebih Bawaslu akan melakukan tindakan-tindakan tertentu, sampai juga dengan tindakan pembubaran acara. Tapi Bapak-Ibu sekalian memang itu aturan dibuat untuk ketertiban dan keselamatan kita semua, kita sebagai calon sudah mendatangani apa yang disebut sebagai fakta integritas, tentunya kita wajib untuk mentaati apa yang memang telah kita fakta integritaskan, kita sini tidak menerima tamu tersebut tapi memang pada prinsipnya kita sebagai orang politik dan kita juga sebagai kader partai, harus patuh kepada apa yang telah digariskan oleh ketua umum partai masing-masing. Oleh karenanya kita memahami, tentu ada aturan-aturan dan batasan-batasan serta kita senantiasa menerapkan etika dalam berpolitik dan terima kasih banyak kami sudah diberikan kesempatan untuk hadir pada malam hari ini. Panjang sudah saya membeberkan mengenai program visi-misi kami dan seperti apa nanti InsyahAllah nanti kami dapat memimpin di Belitung Timur, inilah visi-misi yang dapat saya sampaikan bahwa memang apa yang digariskan oleh visi-misi Presiden dan wakilnya,” ungkap Yuri.

Lebih lanjut Yuri menjabarkan, “Komunikasi politik itu tidak terbangun apalagi memang Bupati dan Wakil Bupati adalah jabatan politik dia bukan jabatan karir, karena memang untuk maju menjadi Bupati dan Wakil Bupati dia diusung partai dan pada saat pergelaran Pilkada dipilih langsung nanti pada prinsipnya dia adalah bukan jabatan karir, prinsipnya bahwa memang kita dalam pilkada 2020 Kabupaten Belitung  Timur akan menentukan arah Kabupaten Belitung Timur selama 3,5 tahun, karena  kita ini tidak menjabatan sampai 5 tahun waktunya, kalau pun jadi karena 2024 sudah ada Pemilu serentak Bapak Ibu bayangkan di tahun 2024 itu akan memilih setidaknya tujuh kertas surat suara pada pemilu Presiden, Pemilu Gubernur, Pemilu Bupati,  atau Walikota, DPR RI, DPD, DPRD,Provinsi dan DPRD Kabupaten, bisa dibayangkan tiga setengah tahun dan dalam masa pandemi Covid-19. Oleh karenanya, dalam masa tiga setengah tahun ini kami menciptakan program-program yang pada prinsipnya realistis dan masuk akal kami tidak berani menjanjikan suatu program yang bombastis kenapa? Karena keadaan pandemic ini kita tidak tahu kapan akan selesai, bisa saja besok, bisa tahun depan, atau bisa juga kita seumur hidup akan hidup bersama dengan Covid-19, itu yang tidak kita prediksi kita tahu bahwa memang Covid-19 ini adalah suatu pandemi dan bukan merupakan suatu aib. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu penanganan yang komprensif dan momen yang serius didalam kita memasuki tatanan kehidupan normal yang baru. Bapak Ibu sekalian kita mungkin dapat berkaca di Kabupaten Belitung Timur ini seperti apa tatanan normal baru ketika kita hidup dalam keadaan pandemi seperti ini apakah kita diberikan jaminan, apakah kita memberikan informasi yang cukup, apakah kita diberikan ketenangan hati bahwa adanya ketersediaan kesehatan fasilitas serta jaminan keamanan. Kabupaten Belitung Timur ini sekarang 125000 jiwa kurang lebih, kita tidak pernah diberitahu oleh pemerintah daerah misalnya memang ternyata ada kasus positif konflik siapa yang telah terjangkit, siapa yang memang telah berada di linknya dan siapa juga dan penanganan apa saja yang telah dilakukan, kemana kita akan dibawa, ketika kita terkena konflik hal hal inilah yang sebenarnya harus dipahami bahwa memang penanganan konflik ini tidak semudah yang dipikirkan apabila memang kita bicara mengenai penawaran topik kita akan berkaca dan membandingkan dengan kabupaten yang sebelah, tentukan apabila kita tahu penanganan konflik pada saat di Kabupaten sebelah terjadi dia itu akan membuat suatu peristiwa yang mungkin Bapak dan Ibu selama ini selalu mendapat bahwa yang disebarluaskan di situ dengan inisial, umur dan beberapa yang terjangkitnya, penanganan apa saja yang sudah dilakukan sekarang, status kesehatan dan seperti apa, siapa yang berkontak dengan pasien tersebut itulah yang paling penting sebenarnya siapa yang telah melakukan kontak dengan pasien positif konflik tersebut, sebenarnya jika kita berkaca pada Kabupaten Belitung Timur kita tidak pernah mengetahui Cluster kontak berat itu siapa saja itulah yang membuat kita sebenarnya menjadi ketakutan membuat kita tidak mempunyai suatu kepastian akan ada jaminan perlindungan kesehatan dari pemerintah daerah, pada prinsipnya kita semua harus mawas diri dan pada prinsipnya di Kabupaten Belitung Timur ini apabila memang kita berbicara mengenai konflik kita harus melindungi diri sendiri tanpa perlu adanya pengawasan dari pemerintah daerah kita tidak tahu berkontak orang yang terkena covid berkontak orang dengan siapa, apakah diisolasi apakah di Cluster, apakah memang orang itu tidak terjangkit, karena sampai saat ini kita tidak tahu hasilnya,” ungkap Yuri.

“Kita tidak bisa memberikan program yang bombastis mungkin bisa saja kita sampaikan bahwa memang kami akan membangun gedung-gedung tinggi kami akan membangun pelabuhan kami akan membangun mega proyek dan segala macamnya apa bisa itu dilakukan, pada prinsipnya apa mungkin bisa tapi tidak mau kami janjikan, kegiatan kampanye ini kenapa pada prinsipnya memang pada saat membangun proyek ini pendanaan pasti akan berasal dari APBN pusat ketika memang kita sudah menjanjikan dan itu akan ditagih oleh masyarakat, kita buat pelabuhan atau kita buat gedung tinggi pencakar langit akan menampung lapangan pekerjaan bagi masyarakat semua. Kemudian ternyata di Indonesia komflik tak selesai dan konflik makin parah otomatis akan terjadi recovery focusing anggaran tadinya anggaran yang sudah diterjemahkan untuk pembangunan itu dihentikan, sementara APBD kita pun sudah terkuras untuk membangun gedung tinggi tersebut Apa yang akan terjadi pada saat itu masyarakat meminta kepada pemerintah tolong kami, kami susah makan, ekonomi kita merosot inflasi kita naik kita mau jualan susah, kita mau beli beras susah, kemudian apa yang akan dilakukan oleh pemimpin pada saat melihat kantong APBD nya ternyata sudah terkuras habis untuk proyek tidak ada dana lagi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat ataupun menolong masyarakat yang terkena dampak konflik tersebut. Oleh karenanya pilihlah, nilailah calon pemimpin itu dari dia melihat realita yang terjadi sekarang ini bagaimana kita bisa menjanjikan sesuatu yang bombastis apabila memang kebutuhan dasar manusia di Kabupaten Belitung Timur ini belum terpenuhi dengan baik itulah yang jadi persoalan selama ini, berjanji tapi tanpa memberi bukti ketika janji-janji itu ditagih dia berusaha untuk membuktikan tapi keadaan dasarnya jadi menjadi tidak terpenuhi contoh masalah mungkin penerangan jalan itu adalah pada prinsipnya bukan sebuah program bupati wakil bupati itu adalah kewajiban daripada bupati dan wakil bupati siapapun yang terpilih wajiban oleh karenanya Bapak Ibu sekalian Saya di sini tidak mencari program karena tadi Panca sudah memberi cara menjabarkan secara panjang lebar saya mengajak bapak bapak dan ibu untuk kita membuka wawasan membuka mata kita, kita nilai Siapa yang menjadi calon pemimpin di dalam kontestasi pilkada 2020 ini bagaimana dia melihat realitanya bagaimana dia menyikapi memecahkan dan bagaimana pola pikir calon pemimpin itu untuk menilai sesuatu permasalahan,” terang Yuri.

Natalie istri Yuri Kemal Fadlullah diwaktu yang sama mengatakan, “Kalau saya ini sebagai istri tentu dukung Bang Yuri suami saya dan sikap saya tidak mudah terpancing isu negative. Jikapun ada saya balas lagi dengan positif karena saya dari dulu saya diajarkan, saya ingat sekali Guru Agama saya itu Guru SD yang selalu bilang kalau kita dijahatin sama orang jangan kita balas dengan kejahatan pula, ujung-ujungnya kamu dan orang itu tidak ada bedanya sama saja. Balaslah orang yang jahat itu dengan kebaikan lama-lama kejahatan itu dengan sendirinya akan pudar. Itu yang selalu saya ingat dan saya naruh itu kepada diri saya dan suami karena kami terus mengajarkan untuk ketiga anak kami hal tersebut dan lanjut dari apa yang saya katakan tadi sebagai seorang pemimpin haruslah kita memberikan contoh yang baik. Jadi, dari mulai kita mencalonkan diri beri contoh yang baik mulailah dari bertutur kata yang baik karena apa kalau kita tidak memulai sesuatu dengan baik bagaimana nanti tujuan kita baik. Didepan saya selalu menaruh contoh kepada diri saya  dan saya seorang ibu, anak kami 3 masih kecil sudah kami ajarkan yang baik-baik atau misalkan saya bertemu dengan orang bicara saya memaki-maki tapi ada anak saya di situ mendengar apa yang terjadi mereka akan mencontoh bayangkan itu saja  Bagaimana mau jadi calon pemimpin untuk masyarakatnya yang ada 125 991 jiwa tanggung jawabnya lebih besar bagaimana kalau kita tidak memberikan contoh yang baik memberikanan pembusukan kepada masyarakat kita, menanamkan dipikiran otak-otak masyarakat kita  provokatif tunjuk-tunjuk orang apakah baik untuk masyarakat ini, calon pemimpin dimanapun dia berada satu fungsi tujuannya untuk membangun daerahnya untuk memajukan daerahnya masyarakatnya kita Didik kita majukan juga kita sejahterakan bukan kita bawa mundur jadi saya selalu bilang kita menawarkan perubahan-perubahan yang sangat sederhana, tidak muluk-muluk, tidak menjanjikan ataupun membesar – besarkan,.  Tapi, perubahan yang kita tawarkan belum tentu semua itu disukai, dan jika yang suka banyak Alhamdulillah,” kata Natalie.

“Mudah-mudahan Bang Yuri terpilih jadi Bupati orang-orang pun yang berkata negatif itu adalah masyarakat itu juga masyarakat  Belitung Timur harus kita ayomi, Guru SD saya selalu bilang kalau kita dijahatin sama orang kita balas dengan kejahatan ujung-ujungnya kamu sama seperti orang itu, balaslah orang itu dengan yang baik  lama – lama  kejahatan itu akan hilang dengan  sendirinya” ungkap Natalie.

Penulis : Tomy

 119 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *