Minggu, Juli 14, 2024
Daerah

Hari Ke-6 PSBB di Posko Check Point Garut City, Untuk Pelanggar Mulai Menurun

Garut, Lensa Expose.com

Memasuki hari ke-6 penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Garut Kota jumlah pengendara yang melanggar aturan mulai menurun .

Kesimpulan itu di ambil berdasarkan Check Point pemantauan di Wilayah Garut Kota ” untuk pelanggar sudah mulai menurun di banding awal-awal penerapan PSBB, ” ungkap Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo saat di temui Lensa Expose.com,Senin (11/05) di lokasi Posko Check Point Garut City (Bayongbong) Kelurahan Muara Sanding Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut .

Uus Susilo menuturkan, pada pelaksanaan PSBB di masyarakat mulai ada peningkatan di banding hari pertama dan kedua. “sekarang kita lihat hampir di kendaraan sudah menggunakan masker, untuk masalah Physical Distancing masih tetap harus dihimbau kadang-kadang di kendaraan umum mereka masih berdempet-dempet kita atur cara duduk apa segala macam jadi untuk kebaikan mereka juga, “tuturnya.

Kendati demikian, Lanjut Uus , pemantauan di wilayah Garut Kota pelanggaran rata-rata yang tidak memakai masker dan untuk Physical Distancing dilakukan teguran. ” ya….istilah duduk di kendaraan berdempetan kita lakukan teguran, himbauan secara humanis ke mereka,di ingatkan secara humanis sopan dan santun, ” paparnya.

Di tanya mengenai penumpang kendaraan apakah ada ditemukan bagi para pemudik dari luar kota ? Ia menjelaskan sampai sekarang belum ada yang ditemukan. “penumpang kendaraan sampai saat ini masih lokal-lokal saja karena ini wilayah dalam Kota bukan wilayah perbatasan untuk penumpang kendaraan juga antara Garut ke wilayah Selatan , kemungkinan untuk wilayah Kadungora,Cilawu bisa saja mungkin ditemukan tapi untuk wilayah Garut Kota belum ada dari luar kota seperti Jakarta, Bekasi atau wilayah lain yang kelihatan karena mungkin sudah disekat di perbatasan-perbatasan, “katanya.

Para petugas di posko check point Garut Kota sudah dilakukan Rapid test oleh Tim kesehatan dan petugas tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur TNI-POLRI , Dishub ,Satpol PP,BPBD Tim Kesehatan dari Puskesmas.

“Alhamdulillah hasilnya negatif dan mudah-mudahan semuanya pada sehat, disamping penegoran segala macam juga dilakukan pengecekan suhu tubuh, “ujarnya.

Harapan Uus , masyarakat diharap mengerti dan disiplin anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 dan yang paling utama adalah pandemi ini segera berakhir di Indonesia serta mari kita berdo’a agar Virus Corona cepat diambil oleh Allah SWT, “pungkasnya.

Sementara itu, di tempat sama Ketua Rayon KB-FKPPI Xl.01 Garut Kota, Komarudin di dampingi perwakilan PC-X.11 Kabupaten Garut Hj.Elly Nurlaila menuturkan, Organisasi FKPPI ikut serta dalam berpartisipasi pada pelaksanaan PSBB yang di tempatkan dilokasi Check Point Garut City Jl Raya Muarasanding- Bayongbong Kelurahan Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut.

“Kami berharap penerapan PSBB ini secepatnya masyarakat ikut menyadari bahwa kesehatan yang paling utama sehingga berkaitan dengan Covid-19 khususnya di Kabupaten Garut , kita tidak berharap apalagi menjelang mudik lebaran dan Pemerintah Kabupaten Garut sudah sangat jelas melarang untuk mudik ke wilayah Garut sehingga masyarakat berfikir lebih baik kedepannya, “tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Komarudin menyampaikan, kami atas nama Keluarga Besar FKPPI Kab.Garut mengucapkan terima kasih karena FKPPI mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah,TNI-POLRI untuk ikut serta partisipasi dalam pelaksanaan penerapan PSBB di Wilayah Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan partisipasi dari FKPPI ikut tugas bergabung dengan TNI/POLRI , BPBD , Dishub, Satpol PP dan Tim Kesehatan di Posko Check Point dapat bermanfaat ikut serta memerangi COVID-19,”pungkasnya.

Hasil pantauan media ini di lapangan masih ditemukan pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang belum menggunakan masker salah satu pengendara mobil pribadi, Sara (30) penumpang mobil dari arah Munjul-Bayongbong menuju Perkotaan Garut mengatakan, pelaksanaan Penerapan PSBB di Kabupaten Garut dirinya sudah mengetahui tentang aturan-aturan PSBB namun belum mengindahkan peraturan tersebut.

“ya ..saya lupa pak…! barusan keburu-buru (rusuh) soalnya ada keluarga yang meninggal, ” ujarnya.

Penulis : Suwito

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *