Minggu, April 14, 2024
Pendidikan

Wabup dan Kadisdik Garut Sidak ke Sekolah Melihat Persiapan UNBK

Garut,Lensa Expose.com — Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada bulan April 2020 mendatang Wakil Bupati Garut ,dr.H.Helmi Budiman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut ,Totong,SPd,MSi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk pengecekan kesiapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 dan 2 Garut , Senin (02/03/2020) di Jalan Ahmad Yani,Kelurahan Pakuwon,Kecamatan Garut Kota,Kabupaten Garut .

Wakil Bupati Garut,dr.H.Helmi Budiman usai monitoring dilapangan mengatakan,secara keseluruhan hasil pantauan langsung maupun laporan dari beberapa sekolah persiapan untuk penyelenggaraan UNBK di Kab.Garut telah siap dilaksanakan,
” kita sudah melihat langsung ke beberapa sekolah SMP dan laporan dari sekolah lain untuk menghadapi UNBK tahun ini secara keseluruhan telah siap melaksanakan,” ungkapnya.

Lanjut Helmi, ia berharap dukungan
dan sokongan dari pihak keluarga siswa dan faktor penunjang lainnya sangat diperlukan terutama pasokan listrik dari PLN dan Provider seluler untuk akses internet ,
” seluruh menunjang kegiatan itu harus dikuatkan juga,agar tidak menghambat saat ujian nanti , dukungan orang tua juga sangat dibutuhkan untuk memberi motivasi kepada anak dalam menjalankan ujian Nasional ,” paparnya .

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut,Totong,SPd,MSi menyampaikan untuk tahun ini ada sebanyak 37.000 Siswa SMP yang akan mengikuti ujian Nasional dari seluruh sekolah yang ada saat ini 70 % telah melaksanakan UNBK secara mandiri,
” sementara untuk yang 30 % lagi kita gabung atau ikut ke SMA/SMK yang ada di Garut ,” katanya .

Kendati demikian, Totong mengatakan,simulasi ini dilaksanakan dalam upaya persiapan menghadapi UNBK yang akan dilaksanakan bulan depan.

“Kita masih ada waktu satu bulan kedepan untuk melaksanakan apabila ada kekurangan , dalam pelaksanaan ujian nanti beberapa sekolah melaksanakan ujian dengan kurun waktu terbagi 3(tiga) sesi atau ada juga yang 2(dua) jadi 1(satu) Komputer bisa digunakan oleh 3 (tiga) Siswa, pungkasnya.

Penulis : Suwito

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *