Jumat, April 19, 2024
BogorJawa BaratPeristiwa

Sungai Cibeuteung Meluap, Ratusan Rumah Warga di Kemang Bogor Terendam Banjir

KEMANG,Lensaexpose.com – Ratusan rumah warga di Komplek Perumahan Bumi Tegar Beriman (BTB) di Kampung Nagrog, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor terendam banjir akibat diguyur hujan deras dan luapan sungai Cibeueteung, Pada, Rabu (29/11/23) malam.

Hingga Kamis 30/11/23 siang, banjir masih merendam kawasan perumahan tersebut meski ketinggian air tidak separah malam tadi yang mencapai sedada orang dewasa.

Kepala Desa Tegal Omat Jaya Dihati mengatakan, banjir di Perumahan BTB ini berasal dari meluapnya sungai Cibeuteung. Kebetulan perumahan ini berbatasan langsung dengan kali tersebut, dengan pembatas desa antara Desa Tegal dengan Desa Cibeuteung Udik. Untuk rumah yang terendam diatas 100 rumah.

“Untuk blok yang terdampak ada 4 blok bahkan ada yang dievakuasi, rencana memang kami sedang berkoordinasi dengan semua instansi termasuk dengan Kasi Trantib, untuk bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan rencana kita akan membangun posko,” ujar Omat kepada wartawan.

Ia menuturkan, luapan sungai Cibeuteung dikarenakan ada penyempitan sungai kemudian di sini datarannya rendah jadi air ini sekalipun hujan nya sudah reda debitnya makin bertambah bukan surut karena ada masuk air dari kali, insya allah saya sebagai kepala desa dan mementingkan warga saya.

“Secepatnya saya akan bersurat ke BBWS yang berada di provinsi, ini memang sudah saya wacanakan di tahun 2024 ini harapannya ada penurapan sepanjang kali ini,” paparnya.

Sementara salah satu perwakilan warga Perumahan BTB yang terdampak Kardi mengatakan, di Blok C bawah itu kurang lebih 100 unit rumah, dan itu sudah termasuk kedalam semua airnya akibat aliran sungai Cibeuteung, yang belakang ada dua titik terhantam dari aliran warga sama aliran umumnya, dikali yang sebelah ujung luapan airnya sangat besar dan tinggi sampai sekarang belum surut.

“Banjir selalu terjadi saat hujan yang bagian blok bawah, karena luapan sungai yang dibawah itu saat ini memang besar, sampai saat ini belum ada bantuan dari dinas terkait untuk meninjau. Baru bapak kades dengan kecamatan yang sudah melihat banjir hari ini, harapannya cepat dilakukan normalisasi sungai supaya aliran sungai itu tidak menghantam ke rumah warga, dan segera diturap,” pintanya. (Rdy)

Loading