Ratusan Siswa SMP Negeri 1 Ciampea Bogor, Semarakkan HUT RI Lewat Perlombaan Tradisional

Ciampea Bogor – Ratusan Siswa-siswi SMP Negeri 1 Ciampea Bogor dari Kelas VII (tujuh) sampai Kelas IX (sembilan) terlihat berkumpul di halaman sekolah dengan penuh semangat dan seru saat menyaksikan perlombaan tarik tambang hingga berlangsung semarak.

Sorakan dan tepuk tangan-pun dari ratusan siswa-siswi lainnya tampak terlihat begitu antusias dan seru, saat memberikan semangat serta suport kepada team nya saat melawan team lainnya yang berlangsung di depan halaman sekolah SMP Negeri 1 Ciampea Bogor pada, Jumat 19 Agustus 2022 kemarin.

Saat di wawancarai awak media ini, Ketua Panitia Ayudia Kartikasari mengatakan, kegiatan perlombaan yang digelar tersebut untuk memeriahkan kemerdekaan RI yang ke 77 tahun 2022. Adapun giat perlombaan yang di adakan seperti lomba tarik tambang, joget balon, berebut kursi, makan kerupuk, balap sarung, kelereng dan juga estafet air.

“Selama dua taun kemarin kita kan enggak ada perlombaan karena Covid, dan taun ini kita baru ngadain lagi. Biasanya tiap taun ada perlombaan seperti ini, jadi tadi acaranya seru banget ka,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (19/08/2022).

Hal senada juga disampaikan oleh Sussy Novita selaku Pembina Osis, dirinya mengatakan dihari kemerdekaan RI ke-77 ini, Siswa-siswi SMP Negeri 1 Ciampea mengadakan berbagai perlombaan yang salah satunya yaitu lomba tarik tambang, joget balon, kelereng dan juga lainnya. Dimana giat perlombaan tersebut digagas langsung oleh para Siswa-siswi itu sendiri.

“Kegiatannya digagas langsung oleh mereka (siswa-red) dan sudah dilaksanakan selama dua hari, termasuk hari ini (lomba tarik tambang-red), dari hari Kamis – jumat. Anak-anak juga terlihat sangat antusias sekali dan sangat ceria,” ucapnya.

Menurut Sussy, selain dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 77, giat itupun juga untuk melatih Siswa-siswi dalam berpartisipasi supaya anak juga bisa bekerjasama.

“Inikan perlombaannya kebanyakan berkelompok, jadi melatih siswa untuk mau kerjasama tidak individualistis. Dan saya harap siswa mampu memaknai apa itu kemerdekaan bangsa ini. Bahwa jaman dulu perjuangannya dengan berperang, kalo sekarang mungkin dengan berlatih, berkarya dan ikut peran serta dalam kegiatan,” ungkapnya. (Rdy)

 383 total views,  1 views today