Rabu, Juli 24, 2024
DaerahPemerintahan

Usai Meninjau Korban Banjir, Bupati Cirebon Berkunjung Ke Tempat Kediaman Dimas

Kab.Cirebon, Lensaexpose.com

Dimas 19 tahun, Remaja asal Desa Lemahabang Kulon Kec. Lemahabang yang di duga menderita Kanker osteosarcoma mendapat kunjungan dari Bupati Cirebon Imron, yang sebelumnya Dimas juga mendapatkan kunjungan dari Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih, Senin 24/1/22.

Kehadiran Imron didampingi oleh Kepala BPBD Kab. Cirebon Alex, Kapolsek Lemahabang AKBP, Sentosa Sembiring beserta jajarannya. Kuwu Des Lemahabang Kulon Rudiana beserta jajarannya, hadir juga Ketua PAC PDI Perjuangan Kec. Lemahabang Hadi Supangat beserta jajarannya.

Usai meninjau lokasi bencana banjir di Kec. Waled, Imron langsung menuju ke tempat kediaman Dimas, Imron memberikan bantuan uang tunai dan bantuan bekal makanan untuk kebutuhan selama pengobatan di RS Hasan Sadikin Bandung.

Imron mengatakan, pihaknya merasa prihatin melihat ke adaan Dimas yang menderita selama enam bulan tidak bisa ke mana-mana dan hanya bisa tiduran di kamer tidur.

Menurut Imron, Dimas awalnya terjatuh, kemudian di bawa ke dokter, namun tidak tertangani dan akhirnya bagian lututnya membesar.

“Saya anjurkan ke RS Hasan Sadikin Bandung dan nanti segala sesuatunya diselesaikan oleh Pemda, dan untuk kendaraan menuju Bandung, nantinya pake mobil Desa,” tutur Imron.

Sementara itu, Kuwu Lemahabang Kulon Rudiana menyampikan rasa syukur dan terimakasihnya atas perhatian Pemda terhadap warganya yang bernama Dimas dengan kehadiran Bupati yang sebelumnya juga Dimas di kunjungi oleh Wakil Bupati Wahyu Tjiptaningsih.

Terkait dengan penanganan banjir di Kec. Waled Imron mengatakan, soal penanganan banjir tersebut pihaknya mengaku sudah bertemu langsung dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan anggota DPR-RI guna menyelesaikan persoalan bencana banjir yang sering terjadi di Kec. Waled,

“Pemda sudah ihtiar namun berdasarkan hasil kajian barusan kami habis meninjau, dan ternyata sungai penyebab banjir tersebut adalah kewenangan pusat yaitu BBWS, dan BBWS kan menangani se Indonesia ya jadi anggarannya terbatas, dengan dwmikin Pemkab Cirebon tidak miliki kewenangan tentang hal tersebut.

“Namun saya sudah berkomunikasi dengan Kepala BBWS dan tinggal tunggu eksekusinya. Kalau hanya sungai-sungai kecil si cukup oleh Pemda, semua ada bagian-bagiannya,” terang Imron.

Terkait dengan anggaran penanganan banjir, Imron mengatakan, anggaran tersebut sesuai dengan kewenangan masing-masing,” pungkasnya.

Berdasarkan penelusuran team Cyber kepada masyarakat setempat, banjir yang terjadi di Kec. Waled yang terdamp banjir ada delapan Desa, dan yang terprah empat Desa. Dan selama musim hujan tahun 2022 sudah terjadi banjir yang ke sembilan kalinya, sehingga membutuhkan penanganan serius. (Piryanto)

Loading