Wabup Garut Ajak Ormas/LSM Untuk Mewujudkan Visi Pemerintah Kab.Garut

GARUT – Lensa Expose.com

Wakil Bupati Garut, dr.Helmi Budiman menghadiri acara bertajuk “Implementasi Peraturan Perundangan Keormasan Menuju Ormas Yang Mandiri, Profesional dan Akuntabel” bertempat di Aula Makodim 0611/Garut, Jl.Veteran No 1 Kel.Pakuwon Kec.Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa-Barat, Kamis (08/4/2021).

Dalam sambutannya,Wakil Bupati Garut, dr.Helmi Budiman menyampaikan amanat Undang-Undang Republik Indonesia 1945, Negara memiliki konsekwensi logis dari sebuah hukum yang demokratis yakni menghendaki adanya kebebasan mengeluarkan pendapat, berserikat dan berkumpul.

Banyak kalangan masyarakat ingin menyalurkan aspirasi pendapatnya melalui suatu wadah salah satunya yaitu Organisasi kemasyarakatan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) supaya apa yang diusulkan tidak sendiri-sendiri yang cenderung bisa sporadis, Namun kalau terlembagakan, hal ini akan lebih kuat suaranya juga tidak sporadis.

“Saya sudah beberapa pengalaman interaksi dengan ormas atau LSM,
Visi kita adalah Taqwa. Ini tidak bisa dijalankan oleh Pemerintah dan juga tidak bisa secara sporadis agar bisa bekerjasama bagaimana mewujudkan Visi Taqwa,” ucap Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman.

Jadi kata Helmi, kita ormas islam dengan ormas kepemudaan, ormas-ormas lainnya bagaimana mewujudkan visi ini kalau hanya pemerintah, tidak akan mampu,” kata Helmi.

Lanjut Helmi, dirinya menekankan pentingnya Sinergitas antara Pemerintah, Ormas dan LSM.

“Saya bertemu dan berdiskusi dengan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dibidang lingkungan, saya bicara bagaimana membuat lingkungan yang baik dari hutan, bagaimana supaya tidak gundul,

Kemudian sampah, bagaimana agar idak berserakan supaya bisa dikelola dengan baik yang diprioritaskan edukasinya kepada masyarakat itu dibutuhkan Lembaga Swadaya Madyarakat (LSM) bagaimana tidak membuang sampah sembarangan, bagaimana supaya bisa mengolah sampah ditempatnya sendiri, ini kan perlu edukasi,” paparnya.

Ditambahkannya, sambung Helmi Edukasi ini tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah dengan jumlah ASN yang terbatas dibandingkan dengan jumlah masyarakat yang sangat banyak dan juga lingkungan hidup dan sosial yang sangat luas.

Ia menegaskan, bahwa profesional kemandirian perlu usaha yang sangat keras.“Dalam acara sosialisasi ini mudah-mudahan terpecahkan bagaimana menjadikan LSM itu mandiri,mudah-mudahan bisa terjawab dalam pertemuan ini,” imbuhnya.

Wabup berharap, dengan digelarnya acara ini dapat mendorong terciptanya sebuah kepekaan. “Partisipasi publik yang terarah dan menjadi sebuah kekuatan besar dalam rangka menghadapi berbagai rongrongan yang akan melemahkan dan mencerai-beraikan umat dan Bangsa ini yang akan mengganggu terhadap kelangsungan hidup bernegara,berbangsa dan beragama,” pungkasnya. (Suwito/Dede Orenz)

 

Editor : Rdy

 89 total views,  1 views today