Kepsek SMAN Ciseeng Lebih Senang Jadi Artis Daripada Kepala Sekolah

Kab. Bogor, Lensa Expose.com

Sejak masa pandemi Corona (Covid-19) melanda Negeri ini dari awal bulan maret 2020, dan sampai sekarang masih belum bisa di pastikan kapan redanya.

Hal ini telah berimbas pada berbagai sektor perekonomian masyarakat, sosial, pendidikan dan lain lain. Yang paling berdampak adalah pendapat masyarakat apalagi pada orang tua murid dimana kebutuhan anak cukup besar, salah satu upaya pemerintah untuk membantu warga yang berdampak langsung maupun tidak adalah memberikan Bantuan Sosial (Bansos) berupa sandang pangan dan uang.

Dengan adanya program Pemerintah Pusat yakni bansos tersebut sangat membantu bagi siswa. Namun, hal itu untuk menerima bansos ini tidak mudah mendapatkannya seperti yang di sampaikan salah satu orang tua siswa pada media

“Engga tau pa kata tv ada bansos buat siswa, saya sih ngarap-ngarap dapat pa, apalagi kami keluarga tidak mampu, namun kami masih sulit untuk mendapatkan kejelasan bagaimana cara mendapatkannya dan benarkah ada uangnya,??” ungkap salah satu orang tua siswa kepada lensaexpose.com, (Rabu 13/1/21).

Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi siswa maupun orang tua siswa, dengan demikian, Media lensaexpose.com bertanya pada Arif Setiawan selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN Ciseeng, Kab. Bogor seputar Bansos bagi siswanya hal ini jawaban dan info dari kepsek tidak jelas malah Kepsek Arif Setiawan menjawab,

“Saya lebih senang menjadi artis dari pada jadi kepala sekolah, itulah setiap hari sabtu dan minggu saya menjadi MC,” ungkap Arif Setiawan saat dikunjungi wartawan dikantornya, (Rabu, 13/01/2021) kemarin.

Saat mengkonfirmasi terkait Bansos siswa yang digulirkan oleh kementrian sosial RI yang dijawabnya “saya belum tahu adanya bantuan sosial tunai untuk siswa program keluarga harapan (PKH) saya baru dengar dari isteri informasi dari nonton TV,” ucapnya.

Arif juga mengaku menjadi kepala sekolah saja karena ditugaskan oleh atasan, terangnya lebih lanjut lagi ia mengatakan bahwa dirinya ditugaskan menjadi kepala sekolah jarang sekali mau menerima Wartawan karena tugas tersebut diberikan kepada Humas, cukup sampai dihumas saja apa saja terkait hubungannya dengan sekolah,artinya mengfungsikan guru yg mendapat tugas tambahan itu, pungkasnya.

Penulis : Zul

Editor : Rudi H

 234 total views,  1 views today