Senin, Juni 24, 2024
Peristiwa

Keluarga Besar FKPPI PC-X.11 Kab. Garut Bagikan Takjil

Garut, Lensa Expose.Com

Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, FKPPI saling berbagi di bulan suci Ramadhan dengan tujuan beramal  untuk menggapai keberkahan amal ibadah di bulan suci ini.

Karena itu,tidak mengherankan kalau umat muslim saling berlomba-lomba untuk meningkatkan keimanannya salah satunya dengan saling berbagi suka .

Seperti yang dilakukan Pengurus dan Anggota Kekuarga Besar FKPPI Kabupaten Garut yang tidak pernah mengenal lelah walaupun hujan deras tetap bersemangat melakukan baksos membagikan makanan paket takjil kepada para petugas di posko-posko check point Covid-19 untuk berbuka puasa, Minggu (17/05/2020) .

Menurut Wakil Ketua Rayon KB-FKPPI XI.01 Garut Kota , Rommy Rustandi juga selaku Ketua Kegiatan Baksos menuturkan , kegiatan pembagian makanan paket takjil kepada para petugas yang berada di posko check point COVID-19 , juga merupakan rangkaian kegiatan bhakti sosial Rayon KB-FKPPI Garut Kota dalam rangka penanganan pencegahan Virus Corona (Covid-19), kegiatan sebelumnya yang sudah di kaksanakan seperti Penyemprotan disinfektan,Pembagian sembako ke Veteran dan yang sekarang adalah pembagian makanan paket takjil.

“Pembagian makanan paket takjil dilakukan di 3 (tiga) titik lokasi yakni, Posko check point Covid-19 di Depan Bank BJB Jl.A.Yani Garut Posko Sukapadang Kec.Tarogong Kidul dan RM Mustika Jl.Raya Bayongbong Kel.Muarasanding Kec.Garut Kota selain itu juga kepada petugas piket Denpom/2 Garut,Kodim 0611 Garut ,Koramil 11.01Garut Kota dan Polsek Garut Kota, pembagian itu diharapkan dapat bisa membantu petugas yang berjaga di Posko Check Point untuk membatalkan puasa (berbuka puasa), ” tuturnya.

Rommy menjelaskan , Paket makanan takjil yang diberikan kepada para petugas sejumlah 80 Paket makanan takjil berupa ,Snack makanan ringan dan kolak

“Ini bentuk kepedulian FKPPI untuk menjalin silaturrahmi pada bulan Ramadhan,bulan penuh berkah , semoga dapat bermanfaat , ” jelasnya .

Wakil Ketua Rayon KB-FKPPI Garut Kota , mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada para petugas yang terus berjaga di posko check point Covid-19 , baik TNI-Polri, Dishub, Satpol PP, Tim Kesehatan dan para relawan lainnya yang tidak mengenal lelah terus menjalankan tugas ,
” Semoga para petugas diberikan kesehatan lahir dan bathin di bulan Ramadhan dan mudah-mudahan Allah Swt melindungi kita semua serta Virus Corona (Covid-19) segera berakhir di bumi NKRI, “pungkasnya.

Hal senada di ungkapkan Perwakilan Pengurus Cabang KB-FKPPI X.11Kabupaten Garut, Hj.Elly Nurlaila mengatakan,kegiatan Bakti Sosial pembagian makanan takjil merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian Keluarga Besar FKPPI Kabupaten Garut antara pengurus cabang dengan rayon untuk melakukan saling berbagi kebaikan di bulan suci Ramadhan.

“Kita bagikan makanan dan takjil untuk membantu kepada petugas-petugas yang berjaga di posko check point Covid-19 ini , tidak lain adalah memberikan support atau dukungan agar tetap bersemangat melaksanakan tugas, “katanya .

Sementara itu , Babhinkamtibmas Polsek Garut Kota, Aiptu Dadan Supian ketika dimintai tanggapan Lensa Expose.Com di lokasi posko check point depan Bank BJB Jln.A.Yani Garut mengungkapkan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada FKPPI atas bantuan makanan paket takjil ke petugas piket yang berjaga 1X24 Jam di posko check point ,
” semoga amal kebaikan FKPPI dalam melakukan pembagian makanan takjil di balas Allah Swt, “ungkapnya .

Lanjut Dadan , pemberlakuan PSBB di Garut memasuki hari ke-12 dan sebentar lagi masa berlakunya akan habis,para petugas terus tetap berjaga ,
” mudah-mudahan dengan meningkatnya kedisiplinan warga ,untuk kendaraan tidak masuk tapi kalau orang masih masuk , pada hari ini sekitar 8 orang petugas masih terus berjaga di posko check point dan sebagian lagi petugas patroli ke mall-mall supaya tidak terjadi kerawanan gangguan kamtibmas , ” paparnya .

Harapan Dadan , dengan adanya PSBB ini Covid-19 bisa berkurang cara membatasi secara sosial di masyarakat , kalau banyak berkumpul kan minimal isolasi mandiri atau menjaga jarak sehingga Covid-19 bisa putus mata rantainya, pungkasnya.

Penulis : Suwito

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *