Kamis, Juli 25, 2024
BogorJawa BaratPemerintahanSosial & Budaya

Bersama Tokoh Masyarakat, DKM Mesjid Jami Al-Barokah Cimanggu Salurkan Daging Hewan Kurban

CIBUNGBULANG,Lensaexpose.com – Pengurus Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) Mesjid Jami Al-Barokah bersama Tokoh Masyarakat Cimanggu menyembelih dan menyalurkan daging hewan qurban pada perayaan hari raya Idul Adha 1445H 2024.

Penyembelihan dan penyaluran daging hewan qurban tersebut dilaksanakan setelah shalat Idul Adha bersama di Mesjid Al-Barokah Kampung Cimanggu Rt 09 Rw 06, Desa Cimanggu Dua, Kecamatan Cibungbulang Bogor. Senin (17/6)

Giat penyembelihan itu berlangsung di tengah perkampungan setempat oleh para panitia pelaksana kurban yang disaksikan langsung oleh Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan juga warga sekitar.

Ketua Panitia pelaksana penyembilan hewan qurban, H. Zulkifli mengatakan bahwa pada hari ini bertepatan dengan hari raya idul Adha, pihaknya DKM Mesjid Al-Barokah dan Tokoh Masyarakat serta warga sekitar melaksanakan penyembelihan hewan qurban.

“Kami selaku panitia dan pengurus hewan qurban sangat mengapresiasi pada warga sekitar yang ikut serta dan begitu antusias untuk menyalurkan hewan qurban,” ujar H. Zulkifli disela giat penyembelihan hewan kurban pada Wartawan. Senin (17/6)

Menurut Zulkifli, kegiatan itu juga sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya pada saat perayaan hari Raya idul Adha. “Alhamdulillah kegiatan ini rutin kami laksanakan tiap tahun, karena dari puluhan taun sebelumnya giat ini sudah sering dilaksanakan,” katanya.

Ia juga menyampaikan, giat penyaluran hewan qurban tersebut juga dilaksanakan di beberapa RW yang ada di Kampung Cimanggu, Desa Cimanggu Dua, Kecamatan Cibungbulang Bogor.

“Alhamdulillah giat penyembelihan hewan qurban ini untuk di Dusun 1 Kampung Cimanggu ada di 5 Rw. Salah satunya di DKM Mesjid Al-Barokah dan Mushalla Al-Ikhlas,” terangnya.

Zulkipli menyampaikan, di DKM Mesjid Al-Barokah terkumpul hewan qurban ada 2 ekor sapi dan 18 ekor kambing. Sementara di Mushalla Al-Ikhlas ada 2 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Sedangkan di Mesjid Nurul Iman ada 21 ekor Kambing.

“Selain itu kita juga ada penyembelihan hewan qurban di Perumahan Perumnas Dramaga sebanyak 16 ekor kambing dan 1 ekor sapi,” terangnya.

Sementara pelaksanaan penyembelihan dan penyaluran daging hewan qurban tersebut, pihaknya kerjasama dengan tokoh masyarakat, aparatur pemerintah setempat dan juga warga sekitar.

“Alhamdulillah kegiatan ini kita kerjasama dengan para tokoh masyarakat, aparatur pemerintahan setempat dan juga dibantu oleh warga sekitar secara sukarela untuk sama sama mengerjakan penyembelihan dan penyalurannya,” paparnya.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadikan suatu ukuwah islamiah dan menjalin silaturahmi bersama sama untuk berbagi di hari raya idul Adha 1445H tahun 2024.

Selain itu, pada kesempatan yang sama, Ketua DKM Mesjid Al-Barokah H. Rifki mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur maupun warga sekitar yang telah menyalurkan hewan qurban.

“Alhamdulillah ini sudah jadi agenda rutin kami setiap taun, dan mudah mudahan warga masyarakat lebih antuasias lagi dalam menyalurkan hewan qurban,” ungkapnya.

Adapun makna dari penyembelihan hewan kurban ini, pendidikan dan pengorbanan dimana kita dididik untuk berkorban. Sebagaimana Nabi Ibrahim AS berkurban untuk menyembelih daripada putranya tercinta dan Nabi Ismail AS menyerahkan daripada batang lehernya.

“Sebagaimana kita ketahui, shalat idul adha dan berkurban adalah perintah Allah SWT. Dan Alhamdulillah ibadah qurban yang baru saja kita laksanakan, yaitu didalamnya ada pendidikan pengorbanan yang luar biasa. Artinya Allah mendidik hamba hambanya dalam rangka untuk memperoleh ridho Allah jangan pernah ragu untuk berqurban apapun yang kita miliki,” terangnya.

Karena, sambung Rifki, agama Islam adalah agama pengorbanan. Jangan mimpi Islam akan jaya, akan tegak kalau ummatnya tidak mau berkorban. Jangan mimpi perintah-perintah Allah bisa kita laksanakan kalau kita mau berkorban.

“Karena dari seluruh perintah Allah tidak lepas daripada pendidikan pengorbanan. Dimana kita shalat harus mengorbankan waktu, zakat harus mengorbankan harta benda kita. Begitupun dengan ibadah haji perhimpunan daripada segala pengorbanan harta, waktu dan tenaga. Bahkan jiwa juga,” imbuhnya.

Ia berharap dari peristiwa Idul Adha ini mendapatkan pelajaran yaitu dimana Nabi Ibrahim menunjukan totalitas keimanan kepada Allah yang mempunyai iman tanpa keraguan.

“Mudah mudahan dengan idul adha dan qurban ini kita semua diberikan iman tanpa keraguan. Artinya kalau Allah dan Rasulnya sudah perintah kita kerjakan, begitu juga kalau sudah dilarang kita tinggalkan. Dan mudah mudahan ibadah qurban kita diterima oleh Allah SWT amin,” pungkaenya. (Rdy)

Loading