Jumat, April 19, 2024
BogorHukrimJawa BaratPendidikanPeristiwa

Polisi Lakukan Olah TKP dan Selidiki Pelaku Pembacokan yang Menewaskan Seorang Pelajar di Ciampea Bogor

BOGOR,Lensaexpose.com – Polsek Ciampea Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki pelaku yang menewaskan seorang pelajar SMK usai kena bacok senjata tajam (Sajam) di bagian leher di Ciampea, Bogor Jawa Barat.

Peristiwa pembacokan itu terjadi pada hari Jumat, tanggal 01 Desember 2023, sekitar pukul 12.20 Wib, tepatnya di Jl.Pasar Lama Ciampea, RT 002/002 Desa Benteng Kec. Ciampea Kab. Bogor, Jawa-Barat.

“Atas perintah langsung Bapak Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada Kapolsek Ciampea agar kejadian ini segera di ungkap dan di cari para pelaku tersebut,” ungkap Kapolsek Ciampea Kompol Suminto.

Kapolsek menjelaskan, bahwa kronologis kejadian bermula saat saksi (F) berjalan dengan bertujuan ke konter yang ada di pasar lama dan kemudian almarhum (MBS-17) datang menggunakan sepeda motor dan berhenti menghampiri saksi (F).

“Kemudian si korban bertanya “mau kemana?” saksi menjawab “mau ke konter” lalu korban menawarkan untuk bersama ke konter dengan menggunakan sepeda motor sang korban yang mana saksi yang bertukar peran untuk mengendarai sepada motor korban,” ujar Kompol Suminto.

Ia menuturkan saat di tengah perjalanan Jl Raya Pasar Lama RT 02/02 Desa Benteng Kec. Ciampea Kab. Bogor, terlihat pelajar sekolah yang di duga smk pandu menggunakan 7 sepeda motor dari arah berlawanan.

Kemudian salah satu pengguna sepeda motor yang di duga pelajar SMK Pandu menghampiri dengan membawa sajam jenis cerulit dan di ayunkan senjata tersebut ke arah korban dan selanjutnya mengenai leher korban yang membuat korban berlumuran darah.

“Saat itu korban sempat turun dari sepeda motor karena sudah terluka, kemudian saksi menyuruh korban agar naik kembali ke sepeda motor untuk dibawa ke puskesmas,” terangnya.

Namun sambung Kapolsek, di tengah perjalanan korban terjatuh kemudian saksi meminta tolong kepada warga dan korban di bawa ke Puskesmas Ciampea sudah dalam keadaan meninggal dunia dikarenakan banyak mengeluarkan darah.

“Sementara saat ini korban sudah berada di RS Polri Kramatjati untuk dilakukan Otopsi Jenazah dan selanjutnya menunggu pihak keluarga untuk menjemputnya untuk dimakamkan secara layak,” pungkasnya. (Rdy)

Loading