Bupati Garut Buka Acara Yang di Gelar Kemenag dan BAZNAS, Diseminasi Pengarus-utamaan Moderasi Bernegara dan Wawasan Kebangsaan

GARUT – Lensa Expose.com

Kementrian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat (BASNAS) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Diseminasi Pengarus-utamaan Moderasi Bernegara dan Wawasan Kebangsaan bertempat di Gedung Art Center Garut, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jawa-Barat, Rabu (7/4/2021).

Kegiatan acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Garut dan di ikuti sebanyak 150 orang Penyuluh Agama Honorer (PAH) Kementrian Agama Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi sekaligus pembinaan tentang radikalisme serta memberi pemahaman terkait moderasi keagamaan bagi para penyuluh agama.

“Nah tujuannya adalah desiminasi itu memberikan informasi, menyerap informasi dan juga melaksanakan informasi-informasi tersebut sebagai suatu pembinaan yaitu tentang radikalisme, tentang pengarus- utamaan moderasi yang berhubungan dengan keagamaan,” katanya.

Lanjut Rudy, Ia mengingatkan para penyuluh pentingnya 4 pilar kebangsaan sebagai dasar bernegara.

“Saya katakan tadi, bernegara itu 4 pilar Kebangsaan, Pancasila, Undang-undang 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sedangkan, Habluminallah itu tidak ada yang lain-lain, hanya Allah dan sunah-sunah Rasulullah serta ijtima-ijtima ulama juga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Cece Hidayat menuturkan, pihaknya menekankan bahwa kewajiban penyuluh agama adalah memberikan penyuluhan bagi masyarakat dan menghimbau agar senantiasa menangkal pengaruh radikalisme dan intoleransi.

“Penyuluh agama punya kewajiban untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat bukan justru menjadi biang keladi radikalisme dan intoleransi,” ujarnya.

Radikalisme akan menggerogoti nutrisi kebangsaan. Nutrisi kebangsaan kita akan hilang karena kita punya pemahaman yang radikal,
yang menjelek-jelekan kelompok yang lain,mengkafir-kafirkan kelompok yang lain,” tuturnya.

Kemudian pada kesempatan tersebut BAZNAS Garut mensosialisasikan pengelolaan Zakat Infak Shodaqoh (ZIS) di lingkungan Penyuluh Agama Honorer (PAH)

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, H.Rd.Aas Kosasih,SAg,MSi menyampaikan, sehubungan dengan akan memasuki bulan suci ramadhan, BAZNAS melakukan roadshow tentang pemberian zakat.

Terkait pembayaran zakat profesi dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut sebesar 2,2 miliar.

“Di bulan ini, masyarakat akan ada tambahan dari Dinas Pendidikan khususnya dari sertifikasi 2,2 miliar hari ini, Insya Allah bulan ini mudah- mudahan tanggal 10,11,12 akan masuk ke kita 2,2 miliar juga Dinas Kesehatan ada tambahan signifikan, kemudian Kementrian Agama.
Dan mudah-mudahan yang lainnya juga bisa memberikan zakat,” pungkasnya. (Suwito/Dede Orenz)

 

Editor : Rdy

 79 total views,  1 views today