Terkesan Abaikan Prokes, Pendamping Desa : Ini Program Bank Mandiri, Untuk Jenis Yang Lainnya Saya Tidak Bisa Berkomentar

BOGOR, Lensa Expose.com

Penyaluran program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Desa Bantarkaret Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor di duga abaikan Protokol Kesehatan (Prokes) Senin, (1/02/21).

Terlihat puluhan ibu-ibu berkerumun hingga memadati Balai Kantor Desa Bantarkaret dan di duga abaikan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Seperti yang terlihat di kegiatan tersebut tidak menjaga jarak. Padahal berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 443/41/Kpts/Per-UU/2021. Telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dimulai dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari.

Menurut Petugas Bank mandiri Kholil menjelaskan, bahwa ini program dari pemerintah, dirinya hanya mendapatkan tugas dari program tersebut.

“Sebetulnya kita di arahkan seperti itu, cuman mungkin, tadi memang ada sedikit ramai juga, Insya Allah besok kita atur sedemikian rupa. Sebelumnya kita sudah himbau pak, alat dari kantor pun sudah lengkap. Cuma mungkin yang namanya masyarakat harus di ingatkan lagi, besok kita dalam antrian juga akan benahi pak,” ujarnya.

Sementara itu, pendamping PKH Desa Bantarkaret Suheri menjelaskan bahwa penyaluran rekening Bank Mandiri untuk keperluan Bansos PKH dan BPNT, sekitar 380 KPM dan PKH yang hari ini di bagikan.

“Kebetulan ini program Bnk Mandiri, untuk jenis yang lain-lainya saya tidak bisa berkomentar,” singkat Suheri.

Hal senada juga di katakan oleh Kades Bantarkaret Kecamatan Nanggung H. Hotib, bahwa penyaluran tersebut adalah program Pemerintah yang di salurkan melalui pihak Bank. Ujar H. Hotib Selasa, (2/2/21).

“Kalo memang ada yang melanggar Protokol Kesehatan, mungkin itu ada kelalayan dari pihak terkait yang menyalurkan. Kalo mau menanyakan soal ini, silahkan tanyakan kepada pihak yang menjadwalkan,” ucap H. Hotib yang biasa di sapa H. Kate melaui pesan Via WhatsApp.

 

(Rdy)

 84 total views,  1 views today