Kamis, April 3, 2025
BogorJawa Barat

PT Kuripan Raya Sebut Aksi Demo Warga Salah Alamat

KEMANG, Lensaexpose.com – Menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan warga Desa Iwul dan sekitarnya yang tergabung dalam Aliansi Bela Masyarakat Sipil, manajemen PT Kuripan Raya memberikan pernyataan tegas bahwa aksi tersebut dinilai salah alamat dan tidak relevan.

Marlin Purba, General Manager (GM) Telaga Kahuripan, salah satu perusahaan pengembangan perumahan di bawah PT Kuripan Raya, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan semua kewajiban dan peraturan hukum yang berlaku, termasuk perizinan.

“Kalau warga bicara soal perizinan, tentu kami telah melengkapi semua perizinan. Kami taat aturan hukum dan membayar pajak secara berkala,” ujar Marlin Purba saat ditemui wartawan di lokasi aksi, Kamis (19/12/2024).

Marlin menambahkan bahwa PT Kuripan Raya memegang sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang sah dan telah berjalan selama 30 tahun. Oleh karena itu, ia menilai tuduhan dari pendemo tidak memiliki dasar yang kuat.

“Informasi yang disampaikan oleh para pendemo itu hoaks, tidak beralasan, dan tidak relevan. Kalau ingin membahas perizinan, silakan aspirasi itu disampaikan ke pemerintah, DPRD, atau BPN. Melakukan demo di sini adalah tindakan yang salah tempat,” tegas Marlin.

Respons Soal Isu Kerusakan Lingkungan

Terkait tuduhan adanya kerusakan lingkungan dan banjir akibat aktivitas perusahaan, Marlin meminta agar hal tersebut dibuktikan secara konkret dan tidak dijadikan isu sembarangan yang dapat memecah belah masyarakat.

“Jangan menyebarkan berita bohong atau hoaks. Isu-isu seperti ini justru menjadi alat adu domba di tengah masyarakat. Saya sangat menyayangkan informasi yang tidak relevan sengaja disebarkan,” ujarnya.

Marlin menegaskan bahwa perusahaan telah mematuhi semua prosedur hukum dan perizinan yang berlaku. Oleh karena itu, ia menyatakan tidak ada solusi yang perlu dicapai melalui aksi demonstrasi karena tuduhan tersebut dianggap tidak berdasar.

“Perusahaan ini taat hukum dan peraturan. Semua kewajiban sudah kami jalankan. Jika ingin menyampaikan aspirasi, silakan disampaikan ke pihak yang berwenang, seperti pemerintah atau DPRD,” pungkasnya.

Aksi Demo Berakhir Kondusif

Sementara itu, aksi demonstrasi yang berlangsung sejak pagi akhirnya berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Massa membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan ketat petugas keamanan gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan petugas keamanan perumahan.

Petugas tampak berjaga hingga massa benar-benar meninggalkan lokasi. Aksi yang sempat menarik perhatian pengguna jalan di kawasan Kemang-Parung ini berjalan tanpa insiden berarti. (Rdy)

Loading