Minggu, Mei 26, 2024
Bandung BaratJawa BaratKajian IslamiPemerintahan

Kemenag dan Pemda KBB Gelar Manasik Haji Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2024

Bandung Barat,lensaexpose.com – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat dan Pemda KBB menggelar Acara Manasik Haji 1445 H Tingkat Kabupaten Bandung Barat yang bertempat di Mesjid Asssidiq ,Komplek Pemda KBB, Pada Senin (29/4/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Kepala Kantor Kemenag KBB Tedi Ahmad Junaedi, Al Mukarrom ketua MUI kabupaten Bandung Barat, pengurus FKBIHU Kabupaten Bandung Barat, Kabag Kesra, Kadisdik dan Ribuan peserta manasik jamaah haji kabupaten Bandung Barat.

Pj Bupati Bandung Barat Arsan latif, mengatakan sungguh berbahagia pada pagi ini bisa bersilaturahmi dengan calon jamaah haji kab. Bandung barat yang saya cintai Dan banggakan.

Penyelenggaran ibadah haji ini merupakan tugas Nasional dan menyangkut martabat serta nama baik bangsa, kegiatan pelaksanaan ibadah haji ini juga menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini ditangani oleh kementrian agama.

Namun menurut Arsan, partisipasi masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji, kata Arsan Latif dalam sambutannya.

Dalam pelaksanaannya di daerah, pembinaan bagi para jama’ah calon haji dilaksanakan oleh masing-masing kantor kementerian Agama Kabupaten atau kota, yang bertujuan untuk memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya bagi calon jama’ah haji. Sehingga dapat menunaikan ibadahnya sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam.

Oleh karena itu Arsan menghimbau kepada semua calon jama’ah haji agar dapat menyiapkan diri dalam melaksanakan ibadah haji, baik persiapan fisik maupun mental.

Disamping itu juga dapat pemahaman tentang tata cara pelaksanaan haji. Dengan demikian para calon jemaah haji dapat mengerjakan seluruh syarat dan ruku yang sempurna.

Adapun pesan Arsan atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bandung Barat, untuk peserta kegiatan bimbingan manasik haji agar mengikuti dengan baik dan benar, memenuhi segala peraturan yang telah ditetapkan, sehingga nantinya dapat menjadi jama’ah teladan.

“Sebagai seorang muslim yang mampu memotivasi umat untuk senantiasa berfikir positif, saling mengingatkan, menghargai perbedaan dan toleransi, serta mengajak ber Amar Ma’ruf Nahi Munkar,” katanya.

Karena manasik haji ini dilaksanakan dengan tujuan agar para calon jama’ah haji nantinya lebih siap dan mandiri dalam pelaksanaannya, serta memperoleh haji Mabrur sepulang dari Tanah Suci.

Dan juga nilai-nilai kemabruran Haji berperan penting dalam meningkatkan kualitas Iman, Ilmu dan Amal Saleh, baik secara individu maupun secara sosial.

Sedangkan menurut Keapal Kantor Kemenag KBB Tedi Ahmad Junaesi menjelaskan, alhamdulilah, bahwa kegiatan ini oleh sebanyak 1181 jama’ah.

Menurutnya, tujuan diadakannya Manasik Haji, yang pertama kegiatan ini sangat penting untuk para jama’ah mengetahui tidak hanya fikih manasik-kul haji saja, tapi mereka juga harus tau terkait kondisi iklim.

“Tidak hanya itu, para jama’ah pun harus mengetahui tentang barang apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa dan penyesuaian itu disampaikan kepada para jama’ah hari ini, sehingga para jama’ah tidak terlalu heran beradaptasi dengan lingkungan, dan budaya disana, serta iklim yang ada di Arab Saudi,” kata Tedi saat dikonfirmasi oleh Awak Media seusai acara.

Selain itu pihaknya menjelaskan, untuk yang berangkat di tahun ini adalah pendaftar tahun 2013 akhir dan 2014 awal, berarti menunggu antara 10 hingga 11 tahun untuk berangkat.

Jikalau untuk daftar dihari ini, di Bandung Barat sendiri daftar tunggunya sudah mencapai 22 tahun, oleh karena itu dari durasi menunggu yang lama Maka diharapkan jama’ah sudah maksimal mengetahui aspek-aspek yang harus dilakukan selama di tanah air dan Arab Saudi.

Sementara untuk calon jema’ah haji di Bandung Barat sendiri terdaftar 1181 jama’ah, terhitung ada peningkatan kurang lebih 18 orang untuk para jama’ah yang berangkat di tahun ini.

Pihaknya juga berharap para jama’ah calon haji, selaku panitia pemberangkatan dan pemulangan peserta ibadah haji termasuk seluruh dengan pemerintah daerah, Forkopimda dan jemaah haji Bandung Barat bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji, baik itu rukun wajib, sunah, bahkan harus mengetahui tentang pengharaman bagaimana untuk kegiatan ibadah haji.

“Serta yang utama lebih penting seluruh calon jama’ah ibadah haji dalam keadaan sehat, lancar saat pelaksanaan ibadah hajinya, kemudian bisa kembali ke tanah air dengan menyandang haji mabrur,” tuturnya. (Tina)

Loading