Pemdes Babakan Kec. Ciseeng Alokasikan Banprov tahun 2020  Sesuai Juklak Dan Juknis

Kab.Bogor, Lensa Expose.com

Gelontoran anggaran yang  bersumber dari pemerintah provinsi  Jawa Barat dan kabupaten mengalir ketingkat pemerintahan terakhir yaitu desa, tentunya anggaran yang tidak sedikit tersebut harus di awasi oleh semua pihak, pasalnya anggaran untuk mendorong pembangunan berbagai infrastruktur tersebut wajib diserap sesuai aturan yang telah ditetapkan sesuai Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Tekhnis (Juknis)

Seperti halnya di desa Babakan kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, adanya kucuran  anggaran bantuan dari Provinsi Jawa Barat tahun 2020  yang diterima, sudah teralokasikan sesuai aturan dan Juklak dan Juknis yang berlaku, hal tersebut seperti dikatakan sekretaris desa Babakan Atma Wijaya pada media ini, Senin (4/1/2021).

Adapun serapan anggaran tersebut sudah teralokasikan, untuk TPAD Dokjanal OPS posyandu di 12 posyandu yang lokasinya di Babakan Wetan RT14/05, Namun menurut Atma Wijaya dalam pelaksanaan tersebut, setiap kegiatan pemerintahan apalagi menyangkut masalah duit, tak lepas dari keritikan dan celaan, hal itu disikapinya sebagai hal biasa dan dirinya sudah siap menerima sebagai bentuk pengawasan kinerja pemerintahan desa, dan dianggapnya hal yang wajar sebagai warga negara yang hidup di negara demokrasi.

“Terkait serapan anggaran Banprov Jabar yang diterima tahun 2020 ini, secara transparan pemerintah desa Babakan sudah mengalokasikan sesuai Juklak dan juknis yang berlaku,” tutur Atma Wijaya saat ditemui media ini di kantor desa Babakan, Senin (4/1/2021).

Di tempat berbeda salah satu warga Babakan Wetan yang tidak mau disebutkan namanya, menyatakan kepada Lensa Expose.com, kurang dari satu bulan menjabat sebagai sekretaris desa Babakan Atma Wijaya, sudah banyak kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat, terutama di bidang pelayanan.yang sifatnya sosial, beliau tidak pernah merasa lelah dalam menjalankan tupoksinya sebagai sekretaris desa, dan hal ini sangat membanggakan terutama saya selaku masyarakat kecil, ungkapnya.

Penulis : Irgi Yostisio.

 215 total views,  1 views today