Desa Bantar Karet Gandeng BPN Lakukan Penentuan Titik Lokasi Lahan Hunian Untuk Korban Longsor  

Kab.Bogor, Lensa Expose.com

Desa Bantarkaret Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) mulai melakukan pengukuran lokasi lahan yang akan digunakan untuk hunian tetap warga di tujuh titik yang terkena bencana longsor. Kegiatan tersebut dibantu oleh tim dari Kecamatan serta disaksikan petugas dari PT Aneka Tambang (Antam).

Suherlan yang mewakili Kepala Desa Bantarkaret mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengerjakan  pengukuran tanah untuk relokasi korban yang terkena bencana longsor.

“Kita akan relokasikan ke Kampung Bantarkaret RT 02 RW 07 milik PT Antam. Ini merupakan lokasi yang cukup aman,” katanya, Senin (27/01/2020).

Pengukuran lahan relokasi, lanjut Suherlan, ada 317 Kepala Keluarga (KK) yang akan direlokasi dan membutuhkan lahan sekitar 6,3 hektar.

“Semuanya sudah clear dan di ploting oleh pihak BPN. Tadi di bentuk 3 titik, dimana 1 titiknya ada yang 3,5 hektar, 2,4 dan 1 ha lebih. Namun masih dalam satu blok,” jelasnya.

Menurutnya, relokasi ini sangat penting untuk keselamatan warga. Kegiatan ini ditaregetkan selesai dan bisa dihuni sebelum bulan ramadhan tiba.

“Mudah-mudahan setelah dipindahkan ke lokasi baru ini, masyarakat mendapatkan kenyamanan dan ketengan. Sehingga saat musim penghujan tiba, mereka tidak merasa khawatir dan ketakutan lagi,” harap Suherlan.

Suherlan menambahkan, wilayah yang terkena bencana longsor di Desa Bantarkaret ada sekitar 7 titik, yakni Kampung Cimanganten, Sidempok, Gunungdahu Wetan, Bojongsari, Jatake, Nutug dan Kampung Leuwibuluh.

“Melalui pemerintahan setempat seperti RT dan RW, kita mengintruksikan ketika hujan deras, agar warga bisa dialihkan ke tempat yang lebih aman atau ke tenda yang sudah kita siapkan,” pungkasnya.

Penulis : Rudi P

 158 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *